Mengenal Bentuk Tubuh Anda, Apakah Anda Obesitas ?

Orang yang terlalu gemuk jelas memiliki faktor resiko penyakit lebih besar. Lalu, bagaimana kita dapat mengetahuinya. Ketahui IMT (Indeks Massa Tubuh) anda. Indeks Massa Tubuh dapat menjadi indikator status gizi. Cara menghitungnya sangatlah mudah. Cukup dengan membagi berat badan anda (dalam kg) dengan tinggi badan anda yang telah dikuadratkan (dalam ukuran m).

Selain IMT, obesitas juga ditandai dengan lingkar pinggang. Untuk ukuran orang asia, lingkar pinggang yang disarankan untuk kesehatan adalah   80 cm untuk wanita dan   90 cm untuk pria. Sebagai contoh, jika anda seorang wanita memiliki berat badan 77 kg dengan tinggi badan 152 cm dan lingkar pinggang 105 cm, IMT anda adalah 33,3 kg/m2 Lalu apakah anda obesitas. Mari lihat tabel berikut untuk mencermati apakah anda obesitas dan seberapa besar resiko anda menderita penyakit degeneratif terkait dengan obesitas.
Dengan kondisi IMT anda 33,3 kg/m2 dan lingkar pinggang anda 105 cm, maka anda sudah tergolong obesitas I dengan faktor resiko yang sangat tinggi terkena penyakit degeneratif seperti hipertensi (tekanan darah tinggi), hiperkolesterolemia (kolesterol tinggi), Diebetes tipe-2 (kencing manis), Penyakit Jantung Koroner, Stroke,  Penyakit Batu Empedu, Osteoartritis (Gangguan Sendi Lutut), hingga Kanker Endometrium (Kanker Rahim).

 Strategi Penurunan Berat Badan Optimal

  • Tetapkan penurunan berat badan yang rasional. Jangan menetapkan target penurunan badan terlalu drastis. Penurunan berat badan yang sehat adalah bertahap dan tidak memberikan efek negatif terhadap kesehatan tubuh. Penelitian menunjukkan pasien dengan harapan penurunan berat badan terlalu tinggi (lebih dari 30 %) justru mengalami tekanan emosional yang tinggi sehingga menyebabkan sulitnya penurunan berat badan secara teratur. Penurunan berat badan yang terbaik adalah 0.5-1.5 kg per minggu secara teratur.
  • Olahraga Secara Teratur. Pengaturan berat badan intinya adalah keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan kalori. Olahraga teratur hendaknya dilakukan 30 menit setiap harinya. Olahraga tidak teratur menyebabkan penurunan laju metabolisme pembakaran lemak. Untuk mengoptimalkan pembakaran lemak, jarak antara waktu olahraga sebagiknya tidak lebih dari 39 jam. Konsumsi Slimming Formula sesaat setelah berolahraga untuk pembentukan tubuh yang lebih optimal.
  • Pengaturan makanan yang baik untuk mengoptimalkan penurunan berat badan adalah dengan kalori rendah gizi seimbang. Sebagai contoh pangkas kalori hingga 500 kalori perhari dengan komposisi 60 % karbohidrat, 25 % lemak dan protein 15 %. Lemaknya pun pilih yang mengandung lemak tidak jenuh ganda seperti ikan laut. Hindari penggunaan makanan tinggi lemak, seperti santan, gorengan, daging merah, daging berkulit hingga susu tinggi lemak. Bijaksana memilih makanan untuk tubuh anda. Perbanyak asupan sayuran dan buah, biasakan mengkonsumsinya sebelum makan. Catat setiap perubahan berat badan dan lingkar pinggang anda setiap hari untuk memotivasi anda meraih penurunan berat badan secara optimal.